Beijing|Harian88 – Seorang bayi laki-laki telah lahir di Cina dari rahim ibu pengganti. Orang tua asli dari bayi tersebut telah wafat empat tahun lalu dalam sebuah kecelakaan mobil.

Seperti dilaporkan oleh The Beijing News, sebelum wafat, pasangan tersebut telah membekukan beberapa embrio mereka demi bisa memiliki anak melaui metode IVF. Embrio-embrio itu lalu disimpan dalam sebuah tabung nitrogen cair di Rumah Sakit Nanjing dalam suhu beku minus 196 derajat.

Setelah insiden kecelakaan mobil, orang tua dari pasangan yang telah wafat tersebut harus menjalani proses hukum demi mendapatkan hak untuk menggunakan embrio anak mereka. Proses hukum yang dijalani cukup sulit karena praktik surogasi, yakni perjanjian menjalani kehamilan bagi orang lain bersifat ilegal di Cina.

Singkat cerita, mereka memutuskan untuk tetap menjalankan surogasi di Laos, yang bertetangga dengan Cina. Embrio lalu ditanamkan di rahim seorang ibu pengganti berkebangsaan Laos.

Pada Desember 2017, ibu pengganti tersebut melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Tiantian. Kakek dan nenek Tiantian kemudian harus menjalani tes DNA untuk membuktikan bahwa bayi laki-laki tersebut adalah cucu mereka.

Print Friendly, PDF & Email