Mataram|Harian88 – Sebuah proyektil peluru yang bersarang di tubuh bagian tulang panggul sebelah kanan Bripka Abdul Gofur, salah satu korban penembakan di Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (11/9) pagi, berhasil dikeluarkan.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti kepada wartawan di Mataram, Selasa, mengatakan, proyektilnya berhasil dikeluarkan pada Senin (11/9) Malam, melalui operasi di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Mataram.

“Operasinya dilaporkan berjalan lancar. Proyektilnya sudah berhasil dikeluarkan tadi malam,” kata AKBP Tri Budi Pangastuti.

Begitu juga dengan rekannya, Bripka Zainal Abidin yang sudah lebih dulu menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru di Rumah Sakit Umum Daerah Bima Kota.

Proyektil peluru yang bersarang di bahu sebelah kanannya berhasil diangkat pada Senin (11/9) Siang.

Lebih lanjut, kondisi kesehatan dari kedua korban dilaporkan sudah mulai membaik, namun masih harus mendapat perawatan medis di rumah sakit.

“Saat ini kondisi kedua anggota sudah stabil dan masih dalam fase pemulihan,” ujarnya.

Kemudian untuk proyektil peluru yang berhasil dikeluarkan dari tubuh kedua anggota, telah ditindaklanjuti rekan anggota dari Polda NTB.

“Proyektilnya sudah diamankan dan sekarang masih dalam pemeriksaan di Polda NTB,” ucapnya.

Proyektil pelurunya diamankan untuk menjadi alat bukti penyelidikan dalam upaya pengungkapan identitas pelaku penembakan kedua anggota yang peristiwanya terjadi sesaat setelah mengantarkan anaknya pulang sekolah. (ant)

Print Friendly, PDF & Email