PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menerima surat dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Penyerahan surat sekaligus dirangkaikan dengan pembicaraan itu, dilakukan Ketua Dewan Federasi Rusia Rusia Valentina Matvienko saat berkunjung di Pyongyang.

Belum diketahui pasti isi surat yang diterima Kim Jong-un. Namun, ini bukan pertama kalinya kedua negarawan itu saling berkorespondensi.

Pada bulan Juni, Putin mengirim surat pribadi lain, mengundang rekannya dari Korut ke Rusia untuk kunjungan resmi. Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Rusia, bersama China, selama ini dikenal menjadi sekutu bagi rezim Pyongyang. Rusia meminta PBB dan Amerika Serikat (AS) untuk meringankan sanksi yang dijatuhkan kepada Korut seiring itikad baik dari Pyongyang untuk melakukan denuklirisasi.

Rusia dan China juga menghambat keinginan AS untuk menghentikan ekspor minyak mentah ke Korut. Keduanya meminta lebih detail tentang tuduhan AS bahwa Pyongyang melanggar sanksi. (sumber galamedia)

Print Friendly, PDF & Email